Sabtu, 21 April 2012

JDK, JVM dan JRE

0 komentar

Apa itu JAVA ?

JAVA adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi, dikembangkan oleh James Gosling DKK saat masih bergabung di Sun Microsystems saat ini merupakan bagian dari Oracle dan dirilis tahun 1995. Bahasa ini banyak mengadopsi sintaksis yang terdapat pada C dan C++ namun dengan sintaksis model objek yang lebih sederhana. JAVA adalah bahasa multiplatform, dan banyak digunakan pada komputer ataupun perangkat Handphone dan Device lainnya, nahh keliatan lah dari slogannya JAVA yaitu“Tulis Sekali, Jalankan Dimanapun !”, oh iya, penggunaan nama JAVA tidak ada hubungannya dengan pulau Jawa, tapi terinspirasi dari sebuah jenis kopi JAVA, makanya gambarnya cangkir kopi.

Sejarah perkembangan Java

Bahasa pemrograman Java terlahir dari The Green Project, yang berjalan selama 18 bulan, dari awal tahun 1991 hingga musim panas 1992. Proyek tersebut belum menggunakan versi yang dinamakan Oak. Proyek ini dimotori oleh Patrick Naughton, Mike Sheridan, James Gosling dan Bill Joy, beserta sembilan pemrogram lainnya dari Sun Microsystems. Salah satu hasil proyek ini adalah maskot Duke yang dibuat oleh Joe Palrang.
Pertemuan proyek berlangsung di sebuah gedung perkantoran Sand Hill Road di Menlo Park. Sekitar musim panas 1992 proyek ini ditutup dengan menghasilkan sebuah program Java Oak pertama, yang ditujukan sebagai pengendali sebuah peralatan dengan teknologi layar sentuh (touch screen), seperti pada PDA sekarang ini. Teknologi baru ini dinamai "*7" (Star Seven).
Setelah era Star Seven selesai, sebuah anak perusahaan Tv kabel tertarik ditambah beberapa orang dari proyek The Green Project. Mereka memusatkan kegiatannya pada sebuah ruangan kantor di 100 Hamilton Avenue, Palo Alto.
Perusahaan baru ini bertambah maju: jumlah karyawan meningkat dalam waktu singkat dari 13 menjadi 70 orang. Pada rentang waktu ini juga ditetapkan pemakaian Internet sebagai medium yang menjembatani kerja dan ide di antara mereka. Pada awal tahun 1990-an, Internet masih merupakan rintisan, yang dipakai hanya di kalangan akademisi dan militer.
Mereka menjadikan perambah (browser) Mosaic sebagai landasan awal untuk membuat perambah Java pertama yang dinamai Web Runner, terinsipirasi dari film 1980-an, Blade Runner. Pada perkembangan rilis pertama, Web Runner berganti nama menjadi Hot Java.
Pada sekitar bulan Maret 1995, untuk pertama kali kode sumber Java versi 1.0a2 dibuka. Kesuksesan mereka diikuti dengan untuk pemberitaan pertama kali pada surat kabar San Jose Mercury News pada tanggal 23 Mei 1995.
Sayang terjadi perpecahan di antara mereka suatu hari pada pukul 04.00 di sebuah ruangan hotel Sheraton Palace. Tiga dari pimpinan utama proyek, Eric Schmidt dan George Paolini dari Sun Microsystems bersama Marc Andreessen, membentuk Netscape.
Nama Oak, diambil dari pohon oak yang tumbuh di depan jendela ruangan kerja "Bapak Java", James Gosling. Nama Oak ini tidak dipakai untuk versi release Java karena sebuah perangkat lunak lain sudah terdaftar dengan merek dagang tersebut, sehingga diambil nama penggantinya menjadi "Java". Nama ini diambil dari kopi murni yang digiling langsung dari biji (kopi tubruk) kesukaan Gosling. Konon kopi ini berasal dari Pulau Jawa. Jadi nama bahasa pemrograman Java tidak lain berasal dari kata Jawa (bahasa Inggris untuk Jawa adalah Java).

JDK, JVM dan JRE

Okehh sebelumnya kalian harus mengerti terlebih dahulu apa itu JDK (Java Development Kit), JVM (Java Virtual Machine), dan JRE (Java Runtime Environtment), kenapa kalian harus mengerti ketiganya, karena inilah yang mebuat Java dapat dijalankan dalam dan dikompilasi dalam platform atau device kalian.. berikut adalah penjelasan ketiganya..
  1. Java Development Kit (JDK)

    Okehh, ini bagian terpenting, karena inilah yang merupakan kompiler dari JAVA sendiri, dimana source code (kode sumber) dari Java akan dikompilasi menjadi Byte Code, yaitu bit code (biner) yang dapat dimengerti oleh mesin. JDK juga akan membentuk sebuah Objek Code dari Source Code. Jika kalian ingin menkompile / build program JAVA kalian harus menginstall JDK terlebih dahulu, sampai postingan ini ditulis, JDK telah mencapai versi 1.7, dimana versi 1.1 sampai 1.7 dianggap sebagai JAVA2.
  2. Java Virtual Machine (JVM)

    Nahh setelah JDK mengkompile Source Code menjadi byte code, sekarang adalah bagian JVM untuk menerjemahkannya kedalam bahasa yang dimengerti perangkat, karena tiap perangkat, prosessor dan mesin yang berbeda akan memerlukan bahasa yang berbeda yang disesuaikan dengan lingkungannya, sedangkan JDK sendiri hanya akan membuat objek code yang sama, dimanapun itu, tugas JVM menerjemahkannya, inilah kenapa JAVA dapat dijalankan di segala Platform.
  3. Java Runtime Environment (JRE)

    Setelah dipahami bahwa JDK dan JVM berfungsi untuk mengkompile, membuild dan menerjemahkan ke bahasa mesin yang dibutuhkan, sekarang tugasnya JRE untuk meeksekusi Objek Kode tersebut, yup, tugasnya hanya mengeksekusi / menjalankannya, karena gak semua butuh JDK, contoh ketika kalian beli Android, terus ada aplikasi JAVA didalamnya, kalian kan gak dikasih Source Codenya, terus disuruh kompile sendiri, haha, jadi JRE bisa diinstall tanpa JDK, karena bersifat modular / terpisah, orang awam biasanya hanya butuh JRE, tapi beberapa orang seperti programmer / developer atau begitulah, pasti butuh JDKnya juga kan,,

Leave a Reply