Menikmati Golden Sunrise Kawah Putih dari Puncak Sunan Ibu

0 Comments
Kawah Putih dari puncak Sunan Ibu

Pagi ini udara sangat dingin, semalam kami tidur di tenda yang kami dirikan disebuah tempat camping yang berada cukup jauh dari pemukiman. Berada dipertengahan hutan, dibawah pohon pinus yang menjulang tinggi. Sunyi, sepi dan hening. Hanya suara angin, binatang dan rintik hujan yang mengiringi tidur kami. 

Kami terbangun pukul 04:00, terlambat satu jam dari rencana. Ini karena volume alarm hp yang ternyata lupa dinaikan. Tapi kami belum terlambat untuk menuju pintu kawah putih yang hanya sekitar 30 menit dari tempat kami camping. Saat itu juga, kami langsung siap - siap dan berangkat. 15 menit kami melintasi jalan menembus hutan. Jalanan begitu sepi, tidak ada kendaraan selain kami. Sesampainya di pintu masuk kawah putih, sudah ramai mobil yang mengantri di pintu loket. Tapi panjang antrian kendaraan itu tidak lebih panjang dari antrian dipintu loket perorangan. Pengunjung yang masuk melalui loket perorangan ini nantinya akan menggunakan kendaraan ontang anting untuk menuju ke kawah putih atau yang akan naik ke puncak sunan ibu. Kendaraan ontang anting adalah sebuah kendaraan khusus yang dimodifikasi didalamnya. Sejenis mobil angkutan kota, tapi semua kursi dihadapkan ke depan semua. Jendelanya terbuka, tanpa kaca.

Kami parkirkan kendaraan disebelah masjid yang berada didepan pintu masuk. Iqomah telah dikumandangkan, menandakan sholat shubuh akan segera dimulai. Kami segera ambil wudhu dan bergegas masuk dalam barisan sholat di masjid itu. Jamaah sholat shubuh disini lumayan banyak, kebanyakan dari mereka adalah pengunjung yang akan mendaki ke Puncak Sunan Ibu. 

Sunan Ibu merupakan salah satu dari puncak gunung Patuha. Berada diketinggian 2.343 mdpl, puncak ini adalah tempat terbaik untuk menikmati panorama kawah putih sekaligus menyaksikan matahari terbit. dari puncak ini, terlihat sepenuhnya kawah putih yang berada dibawah, berwarna putih kehijauan, diselimuti kabut dan dihiasi cahaya keemasan dari pantulan matahari yang mulai terbit disisi timurnya.
Untuk menuju puncak Sunan Ibu, kita harus mendaki sekitar 30 menit perjalanan. Jalurnya berupa anak tangga, jadi tidak begitu sulit. Sesampainya diatas, jalan juga sudah berupa cor dengan pagar diseluruh pinggiran tebingnya.

Puncak Sunan Ibu

Momen inilah yang dicari oleh pengunjung yang rela datang lebih pagi, antri hingga puluhan meter, kedinginan, dan harus menguras tenaga terlebih dahulu untuk menyaksikan golden sunrise di kawah putih ini. Sebuah lukisan pemandangan alam yang nyata, menyuguhkan bukan hanya tentang keindahan, tapi sebuah ciptaan yang menajupkan


danau Kawah Putih

Dari puncak Sunan Ibu, kami bukan hanya disuguhkan kawah putih yang terbentuk akibat letusan gunung Patuha yang membentuk sebuah danau dan kawah, membentuk kaldera yang kemudian terisi air dan membentuk danau kawah. Air berwarna putih kehijauan yang disebabkan kandungan belerangnya yang sangat tinggi, dari inilah kemudian munculah nama Kawah Putih.

















You may also like

Tidak ada komentar: