Gunung Prau yang membawaku ke masa lalu

1 Comments
Menikmati sejuknya udara di Gunung Prau

Saya pernah tinggal disini. Di Wonosobo.
Ibu saya memang dari sini. Dari Kecamatan Watumalang. Di Desa Welahan. Disaat kecil saya tinggal bersama kakek dan nenek. Sementara orang tua menjadi karwayan di perusahaan jamur terbesar saat itu. PT. Dieng Djaya.

Perusahaan itu berada di Kec. Batur. Banjarnegara. Perbatasan Wonosobo. Letaknya dikelilingi oleh perbukitan. Seperti didalam kaldera. Ada telaganya. Namanya Telaga Merdada. Ada dua Helipad. Tempat mendarat helicopter. Eyang BJ. Habibie pernah mendarat disini.

TK saya disini. Dan memang hanya ada sekolah TK disini. Untuk SD, berada diluar kawasan perusahaan ini.

Ada tiga unit disini. Satu unit terdiri dari puluhan rumah. Satu rumah untuk satu keluarga. Ada dua kamar. Setiap rumah disediakan 3 set (tempat budidaya jamur). Didalam set itu ada puluhan rak untuk media jamur. Jamurnya jenis jamur kancing. Produksinya untuk kebutuhan ekspor.

Keluarga saya tinggal di unit dua. No. 73. Tidak jauh dari sekolah TK saya itu. 

Enam tahun kami tinggal disini. Di tempat yang suhu udaranya sangat dingin. Tempat yang memiliki pesona alam yang indah. 

Sebelum akhirnya kami semua harus pergi meninggalkannya. Tahun 1997. Disaat krisis moneter mulai melanda Indonesia.

Kini tempat itu telah menjadi cerita. 

Gunung Prau mengingatkan saya tentang masa kecil disini. Dibalik kawah Sikidang. Dibalik bukit itu. Tempat saya menghabiskan masa kanak - kanak di perbukitannya. Di Telaganya.

Dieng telah menjadi tujuan wisata dari berbagai kota. Akhir pekan tempat ini selalu dipadati oleh pengunjung. Terutama bagi para pendaki.

Gunung Prau telah menjadi daya tarik tersendiri. Selain waktu tempuhnya yang relatif singkat untuk mencapai puncaknya, gunung ini adalah tempat yang sangat indah untuk melihat Golden Sunrise di balik Gunung Sindoro Sumbing itu.

Dieng saat ini tidak lagi sepi. Sumber daya alamnya memang telah memberi penghidupan. Dengan sayurannya. Dengan kentang terbaiknya. Tapi kini keindahan alamnya telah memberi lebih hidup lagi bagi penghuninya.







You may also like

1 komentar: